oleh

Pengkhianatan, Amarah dan Pajak! Alasan Sebenarnya Ronaldo Tinggalkan Madrid

Liga Spanyol – Cristiano Ronaldo memutuskan untuk meninggalkan klub impiannya sejak kecil, Real Madrid, pada bursa transfer musim panas tahun ini. Ia memutuskan hijrah ke Serie A dan bergabung bersama raksasa Turin, Juventus.

Sebelumnya banyak kabar yang menyatakan jika Ronaldo pindah ke Juventus karena ia sudah tidak bahagia lagi dengan kehidupannya di Santiago Bernabeu, dan karena tidak senang dengan presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Namun, kini alasan sebenarnya Ronaldo meninggalkan Real Madrid telah terungkap. Menurut laporan yang diterbitkan oleh Marca yang melansir dari El Mundo, keputusan Ronaldo meninggalkan Ibukota Spanyol adalah karena pengkhianatan dan kasus pajak yang menimpanya.

El Mundo menyatakan jika Ronaldo sempat mengadakan pertemuan di rumah agennya, Jorge Mendes, pada bulan Mei tahun 2017 silam, yang mana pertemuan tersebut juga dihadiri oleh penasihatnya.

“Saya berkata saya tak ingin mengambil risiko apapun,” kata Ronaldo kepada penasihatnya, mengacu pada masalah hukum kasus pajak.

“Saya tak sekolah dan satu-satunya hal yang saya lakukan dalam hidup saya adalah bermain sepak bola, namun saya tidak bodoh dan saya tak mempercayai siapa pun.

“Itulah sebabnya saya selalu membayar 30 persen lebih dari yang diminta saat saya menyewa ‘assessor’. Hal itu lantaran saya tak ingin mendapat masalah.”

Seorang pengacara bernama Carlos Osorio yang juga hadir dalam pertemuan itu, menjelaskan apabila ia telah bertanggung jawab atas isu-isu fiskal, dan mendesak Ronaldo untuk tidak merasa khawatir.

Usai mendapat kasus itu, Ronaldo berharap pihak Los Blancos bakal menawarkan kontrak baru untuk membantunya dalam masalah keuangan, sebab ia mempercayai jika Barcelona telah melakukan hal yang sama kepada Lionel Messi.

Akan tetapi, yang terjadi sebaliknya. Pihak Real Madrid justru menjaga jarak dan tidak ingin terlibat dengan masalah hukum yang saat itu menimpa Ronaldo. Ronaldo pun akhirnya menganggap jika hal itu adalah sebuah pengkhianatan.

Selain itu, ia juga merasa jika itu tidak adil baginya, karena Messi dan Neymar memiliki gaji yang sangat jauh lebih besar daripada dirinya.

Kemarahannya pun akhirnya semakin membesar ketika Zidane dilaporkan sudah berbicara dengan direksi klub, untuk meminta mereka memecahkan masalah Ronaldo, mengklaim bahwa sang pemain telah membahas masalahnya terlalu sering di ruang ganti.

Di atas semua itu, Ronaldo juga merasa jengkel karena ia selalu ditempatkan di belakang Alfredo Di Stefano terus-menerus. “Mereka terus menempatkan saya di belakang Di Stefano, dan saya sudah tak tahu apa lagi yang harus saya lakukan,” kata Ronaldo menurut laporan Marca.

Endingnya, Ronaldo akhirnya memutuskan hijrah ke Juventus, setelah raksasa Serie A Italia itu bersedia membayar biaya transfernya yang lebih dari 100 juta Euro. Sumber: Marca.

Berita Bola Lainnya