Rayo Vallecano

Rayo Vallecano

Rayo Vallecano melihat cahaya hari pada 29 Mei 1924 di kampung Prudencia Priego, istri dari presiden utama klub Julián Huerta. Sangat terinspirasi oleh River Plate (sebuah klub sepak bola dari Argentina), pada tahun 1949, setelah perjanjian dengan Atlético Madrid, garis diagonal merah ditambahkan ke kit tim, dan klub mencapai Tercera División untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Salah satu klub abadi sepak bola di Spanyol, dan selalu dalam bayangan dua klub terbesar di kota (Real Madrid dan Atletico Madrid), Rayo Vallecano menghabiskan bertahun-tahun selama tahun 1980 dan 1990-an tidak stabil dan selalu bolak-balik antara La Liga dan Segunda División. Mereka tampaknya telah dikonsolidasikan status penerbangan atas mereka setelah memperoleh promosi pada tahun 1999, dan musim yang paling berhasil tim datang pada musim 2000-01 ketika mereka mencapai perempat final Piala UEFA.
Namun, klub kemudian jatuh pada masa-masa sulit, relegations berturut abadi pada tahun 2003 dan 2004. Untuk 2005-06 boss Rayo Vallecano yakni Míchel, sang legenda Real Madrid pada 1980-an dan 90-an, direkrut.

Rayo menyelesaikan musim 2006-07 di tempat kedua pada Segunda División B, memenangkan promosi play-off semifinal namun kalah di final ke SD Eibar (1-2 agregat). Kampanye berikutnya, tim kembali ke divisi dua setelah absen empat tahun setelah menjalankan menang di babak playoff, membuang Benidorm CF di semifinal dan Zamora CF di pertandingan terakhir agregat 2-1.

Pada musim pertama kembali kasta kedua sepak bola Spanyol, Rayo selesai nyaman, sering baik dalam atau di luar tempat promosi. Pada tahun yang sama, tim wanita-nya dinobatkan juara liga untuk pertama kalinya, sehingga lolos ke UEFA Perempuan Liga Champions, tapi tersingkir 2-5 agregat di babak-of-32 oleh Rusia WFC Rossiyanka.

Pada 2010-11, Rayo Vallecano menduduki peringkat kedua dan kembali ke papan atas setelah absen 8 tahun, hanya tertinggal juara Real Betis terlepas dari masalah ekonomi yang sangat serius. Pada akhir Maret 2012 , mendukung 2011-12 protes Spanyol, skuad memutuskan untuk mengambil satu hari libur dari pelatihan untuk bergabung dengan demonstrasi.
Deportivo de La Coruña vs Rayo Vallecano.

Pada bulan Agustus 2015, Rayo Vallecano membeli mayoritas Oklahoma City FC, waralaba ekspansi NASL yang belum resmi bermain mengubah nama klub untuk Rayo OKC. Itu masuknya yang pertama dari klub Spanyol ke pasar olahraga Amerika, dan cermin perjanjian 2013 sponsorship dengan Qbao dalam hal memperluas profil klub luar negeri.

Subscribe

Dapatkan informasi berita bola, prediksi skor, handicap tebak skor bola terbaru dengan berlangganan email.

Jasa SEO