Pernyataan Simeone Jelang Laga Final Atletico Madrid Vs Real Madrid

Pernyataan Simeone Jelang Laga Final Atletico Madrid Vs Real Madrid

Berita BolaAtletico Madrid masuk ke partai puncak Liga Champions 2015/16. Armada Diego Simeone masuk setelah sebelumnya menghentikan laju Barcelona dan Bayern Munchen. Tetapi, Atleti mendapatkan banyak kritikan lantaran pola permainan sepakbola negatif yang mereka peragakan.

Sang pelatih merasa gusar dengan pernyataan itu dan memberikan pembelaan terhadap gaya permainan yang diberlakukannya. Kata Simeone, Atletico Madrid adalah sebuah klub, ia bukanlah tim nasional. Bila pemain-pemain bintang dimisalkan dengan Ferrari, maka skuad Atleti tidak semua pemain-pemainnya layaknya Ferrari.

“Terdapat banyak cara main sepakbola. Targetnya pastinya untuk meraih kemenangan,” ujar Simeone seperti yang diberitakan oleh Football Espana.

“Jika di timnas, Anda dapat menentukan ingin bermain semacam apapun yang anda sukai. Tetapi, hal itu tidak bisa di berlakukan saat anda berada di klub. Sebuah klub dengan klub lain mempunyai kekuatan keuangan yang berbeda. Anda musti berusaha untuk meraih kemenangan.”

“Bila semua mempunyai Ferrari, itu beda cerita. Tapi, terkadang Anda cuma mempunyai Peugeot. Dan saya melihat terdapat banyak cara untuk mendapatkan kemenangan saat bertanding didalam arena sepakbola. Dari semuanya itu, ada satu yang Anda sukai, dan Anda tidak boleh marah dengan pendapat semua orang,” jelasnya.

Saat ditanya apakah target Ateltico Madrid? apakah masuk partai final atau menjadi juara? Kemudian ia menjawab, “Saya senantiasa menyatakan kepada para pemain-pemain jika goalnya bukan final, tetapi juara,” tutur Simeone seperti yang diberitakan oleh Football Espana.

“Untuk tiba ke titik tersebut, Anda wajib berusaha dan menjadi lebih bagus dari waktu ke waktu. Bila kami cuma fokus pada 28 Mei, kami tidak akan mungkin ke sana dalam kondisi yang paling baik.”

Banyak orang yang mengatakan bahwa partai final nanti adalah pertandingan ulangan final 2013/14 sekaligus ajang balas dendam Atletico, yang mana Atletico dihajar Madrid 1-4 melalui extra time. Namun secara diplomatis Simeone mengatakan jika final besok bukan laga pembalasn dendam.

“Itu bukan dendam, namun suatu peluang baru. Saat itu, kami tak mendapat banyak waktu tuk beristirahat menjelang final. Tapi, kini kami mempunyai waktu 2 minggu untuk menyiapkan diri sebelum partai final itu datang,” jelasnya.

Subscribe

Dapatkan informasi berita bola, prediksi skor, handicap tebak skor bola terbaru dengan berlangganan email.