Fakta dan Catatan Data Menarik Tentang Leicester City

Fakta dan Catatan Data Menarik Tentang Leicester City

Berita Bola – Pesepakbola terkenal Juventus, Alessandro Del Piero tidak ketinggalan memberi dukungannya untuk Leicester City yang di prediksikan pasti akan merengkuh juara Premier League. Katanya, The Foxes membuktikan tiada yang tidak mungkin di sepakbola.

Sebagaimana yang telah kita ketahui, kesebelasan besutan Claudio Ranieri ini memang sudah menunjukkan penampilan fantastis selama musim ini, di mana mereka sanggup bersaing mendapatkan gelar bersama-sama tim-tim raksasa.

Sama sekali tidak diperhitungkan tuk bisa menembus kasta atas Liga Inggris setelah musim lampau berjuang melepaskan diri dari jurang degradasi, Leicester bermain sangat mencengangkan musim ini. Sekarang mereka merupakan calon terkuat jawara Premier League dengan cuma perlu sebuah kemenangan lagi dari 3 pertandingan sisa untuk mengurung gelar.

“Leicester tidak pernah lebih dekat dengan trofi Premier League,” kata pemain berumur 41 tahun ini seperti yang dikutip oleh Sky Evening News.

“Saya amat berharap itu diakhiri seperti yang kita semuanya inginkan itu akan selesai. Karena ini betul-betul sesuatu tuk diceritakan untuk generasi mendatang, sesuatu yang membuktikan bahwa tak ada yang tidak mungkin didalam olahraga,” ujarnya.

Tentang Sang Bomber Jamie Vardy

Red Bull Leipzig mungkin saja telah membikin satu dari beberapa blunder transfer akbar sepanjang sejarah, saat di tahun 2014 tim ini menolak peluang membeli Jamie Vardy, yang dinilai terlampau tua untuk berlaga didunia sepakbola Eropa.

Bomber Leicester City itu telah membuat 22 gol di Premier League season ini, walau sudah berumur 29 tahun, dan memiliki kans besar membawa rekan-rekannya menjadi jawara Premier League – plus masuk skuat timnas Inggris dan berlaga di Euro 2016.

Tetapi 2 tahun lalu, Vardy sempat memiliki pengalaman tak mengenakan ditolak oleh satu klub Jerman lantaran umurnya.

“Kami sangat ingin merekrut Joe Gomez, yang akhirnya merapat dengan Liverpool, lalu kami pergi dari London ke Leipzig bersama-sama agennya,” ungkap Rangnick, wakil Leipzig, kepada Bild.

“Didalam pesawat, sang agen menyatakan pada saya: ‘Tuan Rangnick, sangat disayangkan jika anda begitu radikal tentang pemain yang ingin anda dapatkan dan anda cuma ingin mendatangkan pemain yang usianya dibawah 24 tahun, sebab saya memiliki pemain yang bagus untuk anda. Saya dapat menjamin ia bakal menjadi pemain tim nasional dibawah anda, tapi ia sudah berumur 27’. Dia adalah Jamie Vardy.”

Rangnick lalu mengaku dia menjawab: “Tidak, dia sudah berumur 27 dan kami tak akan merekrutnya.”

Perjalanan Akhir Untuk Sebuah Trofi Jawara Para Insan Sepakbola Dunia Elite Liga Inggris

Leicester City akan memboyong piala juara Premier League di King Power Stadium, setelah laga kandang menghadapi Everton, andai mereka sanggup memastikan raihan gelar jawara di dua laga selanjutnya.

Pihak Premier League telah melarang skuat besutan Claudio Ranieri tuk menjalani prosesi juara liga di kandang United, Old Trafford, bila mereka sanggup menang melawan tim besutan Louis van Gaal akhir minggu nanti, urai informasi yang di keluarkan The Mirror.

The Foxes cuma memerlukan 3 poin lagi dari 3 laga tersisa untuk meraih titel sebagai kesebelasan nomor satu di Inggris season ini.

Tim rancangan Claudio Ranieri akan tiba di Manchester tanpa sang bomber, Jamie Vardy, yang masih diganjar larangan bermain satu pertandingan.

Selain itu, United baru takluk 2 kali di markas, didalam 17 laga Premier League season ini dan masih mengejar jatah “merumput” di Liga Champions musim nanti.

Diberitakan bahwa Premier League mempunyai kebijakan untuk memberi trofi pada sang juara, setelah laga kandang akhir mereka, bila memang masih ada kesempatan.

Komentar Dari Kompetitor

Striker Tottenham Hotspur, menyatakan bila timnya tidak akan menyerah di 3 laga tersisa musim ini, walaupun dia akui Leicester City sekarang ada di posisi yang lebih baik untuk menjuarai Premier League.

Awal minggu ini, Spurs cuma mampu bermain seri 1-1 menghadapi West Brom. Tambahan 1 poin ini membikin mereka sekarang ketinggalan 7 poin dari Leicester City yang berada di posisi pertama klasemen.

Artinya, Leicester cuma perlu 1 kemenangan lagi untuk mengurung gelar, dan itu dapat mereka dapatkan akhir minggu ini bila menaklukan United di Old Trafford.

“Itu mengecewakan. Semua yang dapat kami lakukan ialah melangkah ke muka dan melihat apa yang berlangsung minggu ini,” pungkasnya.

“Saya tidak merasa ini telah selesai. Masih ada 3 laga tersisa. Jika Leicester takluk di laga selanjutnya, anda tidak pernah tahu, dengan push seperti sekarang ini,” ucapnya.

“Jelas, ini sekarang akan berlangsung betul-betul lebih pelik, dan itu bukan berada ditangan kami. Ini ditangan Leicester, jika mereka menang, mereka pemenang. Kami cuma musti keluar dan unggul di 3 laga sisa,” tambahnya.

Subscribe

Dapatkan informasi berita bola, prediksi skor, handicap tebak skor bola terbaru dengan berlangganan email.

Jasa SEO